#NHW3 kali ini benar-benar membuat saya berpikir dan berpikir lagi. Hehe. Alhamdulillah..., akhirnya selesai di detik-detik terakhir :)
Yang pertama adalah tentang surat cintoku, surat kepada Bapak dari anak-anakku. Aih, sebenarnya saya malu, hihi.
Assalamualaykum Zauji Cinto
Apa kabar cinto? Aku harap cintoku baik-baik saja dan semakin sholeh. Jazakallah khoir telah membersamaiku selama 5 tahun dan selalu sabar atas tingkahku.
Maafkan aku jika terlalu banyak menuntut dan belum bisa memenuhi hak-hakmu cinto. Tolong tetap bimbing aku dan anak-anak kita . Ingatkan aku jika aku khilaf dan maafkan aku jika aku salah.
Semoga kita bisa terus bersama dan saling membersamai, membangun keluarga Islam yang mencintai Alquran, dan Allah mempertemukan lagi kita di jannah-Nya. Aamiin.
Ana uhibbukafillah :-*
Tangsel, 6 November 2016
(Begitu suami saya membaca surat cinta ini, beliau langsung datang, dan memeluk saya. Maknyeeessss, serasa ada es yang meleleh di dada saya. Adem :)
Yang kedua, adalah tentang potensi anak saya (15mo). Saat ini si K alhamdulillah selalu aktif, mudah beradaptasi (tidak takut dengan orang asing), pembelajar yang baik, dan dapat berkomunikasi dengan lancar.
Yang ketiga, tentang potensi diri saya sendiri. Hmmm.., saya pikir, saya adalah pembelajar yang baik, suka mengorganisasi, dan gigih. Allah mengirimkan kepada saya suami dan anak agar saya dapat belajar kembali tentang makna sabar (karena selama ini saya rasa saya masih kurang sabar) dan makna mengendalikan diri.
Membangun keluarga berarti membangun organisasi terkecil dalam masyarakat. Berarti saya harus menggunakan potensi saya mengoorganisasi keluarga saya agar selalu di jalan/track yang lurus agar tujuan keluarga kami tercapai.
Yang keempat adalah tentang tantangan di lingkungan saat ini. Menurut saya tantangan yang paling berat adalah lingkungan yang belum menerapkan nilai-nilai Islami secara menyeluruh, sehingga benteng dari dalam rumah harus benar-benar kuat. Apalagi kami adalah pendatang yang belum bisa berkontribusi secara nyata di lingkungan tetangga saat ini. Doakan kami, semoga kami mampu menularkan dan mewarnai lingkungan kami agar tujuan keluarga kami dapat tercapai.
Salam Ibu Profesional
Efi Firmani
Tangerang Selatan, 6 November 2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar